"From Zero-Chicadas- to Be A Hero-A Profesional Teacher-"
I. PENDAHULUAN
Pada
kesempatan ini sengaja ku buat beberapa pengalaman hidup yang menurutku
sangat berharga bersama keluargaku di sebuah daerah yang cukup padat
penduduknya,Chicadas.
Mengapa demikian karena dimulai daerah inilah untuk selanjutnya akan
membekali sifat-karakter dalam menjalankan hidupku sebagai tenaga
pendidik sampai sekarang,mungkin dalam hal ini karirku untuk selanjutnya
akan selalu ingat akan sebuah buku dari Penulis "Menjadi Guru Terus
Guru Selamanya Guru dan Menjadi Guru" karya Prof.Dr.H.Mohamad Surya.Dan
diselaraskan di lapangan dengan selalu ingat pula akan sebuah buku dari
seorang Penulis "Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses
Pendidikan" dari Prof.Dr.Wina Sanjaya M.Pd mengenai sub judul Strategi
Pembelajaran Afektif.Bagaimana bahan ajar yang disampaikan olehku,Bahasa
Inggris untuk tingkat SMP dengan hubungannya dari kehidupan yang kurang
pas di lingkungan yang serba "Gaul" yang pada akhirnya mendapatkan
polesan warna dari kedua Guru Besar tadi.
Namun
sebelumnya Ku ingin mengenang terlebih dahulu ilutrasi dari daerah gaul
ini,Gg.Sukamulya 2-Chicadas-Cibeunying Kidul-Kotamadya Bandung.Daerah
ini berada di daerah paling ujung selatan kota Bandung tidak jauh dari
terminal bis Chicaheum.Dihapit oleh daerah Sekepanjang 1 di sebelah
Timur,Gg.Sukamulya 1 sebelah Utara,Gg.Lemahneudeut 2 di sebelah Barat
dan Gg.Sukasirna yang berada di sebelah Selatan.Berpenduduk cukup padat
sampai RW 09.Lokasi rumah bertetangga dengan orang Batak di samping
kanan rumah,Rumah saudara-Bibi di sebelah Kiri,Belakang rumah tetangga
dari Gg.Sekepanjang 1 dan di depan rumah berhadapan dengan rumah
tetangga yang menghadap ke sebelah Utara dengan demikian rumah ayahku
berhadapan dengan bagian samping kiri rumahnya.Dari Gang Gaul ini pula
Aku memulai perjalanan hidup ini semenjak mengenyam pendidikan di SDN
Chicadas 1 sampai keluar IKIP Bandung dari bidang yang sama pula
Diploma.Hampir semua Gg.yang berdekatan dengan Gg. ini sudah pada kenal;
Kebiasaan Judi-Lotre-Nalo,Mabuk-mabukan-Minuman beralkohol,Obat-obatan
terlarang sampai dengan mengganja dari mulai sebagai Penjual dan
Pemakai/Pengguna dari mulai usia Sekolah,Dewasa dan Orang-tua.
Namun
anehnya di samping Belakang,Depan dan samping kanan terdapat Mesjid
Jami dan Sekolah Agama terlebih lagi banyak pula Ustadnya.
Dapat dibayangkan betapa beratnya Aku beserta keluargaku yang berprofesi
Guru termasuk juga dari keluarga Bibiku yang berprofesi yang
sama.Gg.Sukamulya-Chicadas adalah daerah Unik dan Fenomenal ; disatu
sisi berada di lingkungan yang agamis di sisi lain Mabokis,Judi'is
bahkan sampai Ganjais? Hampir disetiap malam minggu atau ada acara
karyaan-Agustusan perusuh-perusuh ini sudah lumrah menjadi sebuah
tontonan yang mengerikan.Namun bagiku kejadian ini bersifat causa-prima
yang mungkin untuk di hari kemudian akan menjadi sebuah "warna yang
mengasyikan untuk diubah kedalam pendewasaan diri".
Nabi
Muhammad SAW dilahirkan di jajirah Arab yang Jahiliyah mengapa ?
Penulis pernah membaca dari sebuah harian Jawa-Barat yang paling ngetop
sampai sekarang "PR_Pikiran Rakyat" yang memberitakan kisah seorang
tukang penarik beca yang sukses menjadi seorang Ir. keluaran ITB dan
pernah pula membaca sebuah hadis soheh yang mengatakan bahwa seorang
Ust.yang paling baik di mata Alloh adalah Ust/Kiai yang masih teguh akan
keilmuannya ditengah-tengah masyarakat Gaul-Modern,Sekarang ini
!Mengapa demikian ? Ya karena banyak tantangannya yang lebih seru kalau
dibandingkan ulama ini hidup di lingkungan Pesantren atau seorang Petapa
yang khusu dalam melakukan pertapaannya yang tinggal disebuah Goa atau Hutan belantara yang jauh dari keramaian orang banyak-Perkotaan.
II. HUBUNGANNYA DENGAN DUNIA PENDIDIKAN
1.
Penulis Gates
Sebagai mana telah diilustrasikan di atas ; lokasi,keadaan tetangga
dan kegiatan keagamaanya,dengan segala bentuk sebagian kecil para
pemuda dan orang tua yang gaul dan sepertinya sudah menjadi teman akrab
dengan kebiasaan-kebiasaan melakukan semua ini "Teman Surga
Sesa'at".Sepertinya faktor lingkunganlah yang paling dominan menguasai
kebiasaan ini dengan macam aneka karakter dan latar belakang yang
berbeda pula.Di Gg. ini pula orang banyak menyebutnya Gang Rese,memang
demikianlkah keadaannya yang sulit untuk diarahkan yang pada akhirnya
orang-orang yang berada di lingkungan ini akan terbawa oleh setiap
karakter-tabi'at orang-orangnya.Begitu halnya dengan pembentukan
Penulis
yang suwaktu-waktu mempunyai sifat-sifat "Heuras" namun pada akhirnya
sifat ini menjadi sebuah karakter yang positif seandainya sewaktu-waktu
dipaksakan untuk melakukan "Jurus orang-orang gaul ini".
a. Pada umumnya orang-orangnya senang akan suasana yang riweuh-ribut-berkelahi
b. Mabuk-mabukan,tutur bicaranya jauh dari sopan-santun
c. Bergaul luas berkasta freeman
d. Mudah diperalat orang
e. Dan Akan tetapi ciri khas dari orang-orang ini-freeman;Terbuka,apa adanya dan
selalu kejujuran
dipegang teguh.
Dari kelima contoh tadi,akan penulis kembangkan ada pada poin c dan bagian poin terakhir.Pergaulan luas-mudah bergaul dan kejujuran selalu dipegang teguh.
2.
Menjadi Guru Terus Guru Selamanya Guru-Menjadi Guru
Intisari yang dapat ku tuliskan dan menjadi terus terinspirasi adalah
sisi lain dari perjalanan-pengalaman hidup Beliau pada waktu di Desanya
sampai "Istiqomah" menjadi orang terkenal itu tidak usah menghilangkan
jabatan pokoknya atau identitas diri aslinya untuk bisa dikenal orang
banyak bahkan sampai menjadi inspirator bagi rekannya atau orang banyak
baik dari kalangan seprofesi maupun bagi profesi lainnya.Lebih jauh lagi
ke"Istiqomahan"nya patut dicontoh oleh khalayak banyak,
Penulis
jadi teringat kembali pada sebuah tayangan dari salah satu stasiun
pertelevisian di Indonesia,Indosiar pada waktu menayangkan Ajang
Kompetisi Ratu Kecantikan se Jagat raya ini lalu pada waktu masuk pada
babak 5 Besar diadakanlah pada tahap Ide/Saran dan Pembuktiannya
dilapangan.Dari sekian pertanyaan yang dilontarkan oleh salah satu juri
pada ajang ini menanyakan seperti ini : "Seandainya engkau terlahir
kembali di kemudian hari,Anda Ingin seperti apa Nona?" Dengan lugasnya
Si Nona-Peserta ini menjawab sambil tersenyum-santai dan lugasnya
mengatakan demikian : "Seandainya aku terlahir kembali,Saya ingin
menjadi menjadi diri saya kembali.Mengapa demikian karena untuk menjadi
orang lain itu belum tentu cocok-berguna bagi diri saya!"
Dilanjutkan
lagi dengan tayangan dari acara "Golden Waysnya" Pa Mario Teguh yang
ditayang ulang pada setiap minggu malam.Pada waktu itu ada salah seorang
penelephon dari seorang wanita dewasa yang bekerja pada sebuah kantor
bonafid swasta di Jakarta,Ia menanyakan-mengadukan permasalahannya
demikian : "Pa Mario,Saya sering dikata-katain orang perawan dewasa
gendut.Manamungkin banyak pria yang suka pada gadis gendut!" Terus saya
samoai sekarang menjadi sedih,malu dan menjadi minder pabila bergaul
lalu yang menjadi pertanyaan saya tolong kepada Bapak "Harus
bagaimanakah saya ini menanggapi olokan itu?" Dengan tenangnya Beliau
membandingkan pertanyaan Si Penelepon ini dengan mencontohkan
Cita-citanya dulu kepinginan mempunyai rambut yang lebat seperti
kebanyakan orang yang berada di Studio ini lalu dikatakannya oula bshws
"Kebaikan-Kepantasan dan Kecocokan bagi Orang lain belum tentu berguna
bagi kita dan Rambut yang dimiliki orang lain belum tentu pantas bagi
kita artinya belum tentu yang mengejek itu dengan tubuh yang kurus
berguna bagi Ibu atau sebaliknya !".
Artinya keadaan yang sudah menjadi fitrah dari Alloh itu ada pada setiap
diri individu itu mempunyai pengertian "Berguna Untuk digunakan!" Orang
yang suka usil/menghina itu pada dasarnya kalah bersaing dengan anda!
Di dalanya mengajarkan kepada Kita semua untuk menerima segala bentuk
nikmat dari-Nya.
3. Strategi Pembelajaran Afektif-BP
+ Councealing
Yang ditekankan pada tehnik Pembelajaran ini guru diharapkan memperoleh
umpan balik dari siwa-peserta didik agar pada akhirnya si anak
memperoleh nilai.Dikatakannya pula pada Sub judul ini bahwa penilaian
afektif ini si anak dinilai pada "tingkat emosinya".Seorang guru
diwajibkkan mempunyai disiplin keilmuannya yang kuat,mempunyai track
record yang cukup lama dan mempunyai tingkat kesabaran yang
tinggi.Persoalannya pada tingkat Pembelajaran ini seorang guru
dihadapkan dengan orang-orang yang bermasalah-permasalahan oleh
orang-orang cerdas.Untuk tingkat penilaian pada permasalahan ini memang
sulit untuk diukur akan tetapi setelah melalui pola pikir dan dibuktikan
dengan prilaku-tindakan maka tingkat kecerdasanya bisa
diukur/dibuktikan.
Hendaknya seorang guru dalam hal
melakukan dialog dengan si anak menghindari memberikan petuah-petuah
kebenaran,jangan dipaksakan si anak mengakui akan permasalahan yang
dimilikinya dan biarkan si anak dengan lugas,santai dibawa pada suasana
rileks sesuai dengan kehendak si anak-jangan dipaksakan yang pada
akhirnya si anak merasa tersudutkan.
Dalam hal lain sering kiat temukan perkataan-perkataan yang tidak layak
anak katakan,cara berpakaina,duduknya,keluar-masuk kelas,ribut dan
berbagai bentuk tingkah laku anak yang pada suatu ketika akan membuat
kita "Lost Control" akibatnya ; banyak guru yang suka menempeleng
anak,dihukum dengan cara membersihkan WC dan bentuk tindakan yang
lainnya.
Dalam hal ini kita dihadapkan serba
ambivalensi.Maka tatkala kegiatan si anak sedang mengerjakan tugas
misalnya pada moment inilah kita sambil memeriksa pekerjaan anak bisa
juga dilakukan strategi ini sekedar basa-basi.Untuk selanjutnya kita
bisa melakukannya lagi pada waktu santai istirahat yang penting si anak
merasa terperhatikan oleh kita.
III. KESIMPULAN
Dari
awal sampai akhir sudah diutarakan bahwa antara Pengalaman hidup dari
Penulis dengan kebanyakan permasalahan yang dimiliki oleh sebagian besar
dari anak yang bermasalah adalah Masalah keluarga;Ibu-Bapak dan jauh
dari pergaulan mesjid ; Siswa yang bermasalah cepat-cepat kita lakukan
pertolongan-recovry dengan cara diakak curnat,santai-rileks dan anak
dengan bebas mengungkapkan berbagai permasalahan yang menjadi gangguan
dalam belajarnya !
Sepertinya Jurus dari Gg.sukamulya-Chicadas ini bisa diujicobakan terutama bagi mereka-siswa/i yang gaul !
( mrbrows03sr.docts-201207+01:00am)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar