INDONESIA-WEST JAVA-GARUT-BANYURESMI
CIMAREME-SINDANGSARI
K’F PRODUCTIONS
Documents - Entertainments - Educational
Programmes
Rider Documents-Wedding & Music
Equipments-Trading-Cash & Credit Objects
English Course & Guide-English LKS
Writter- Job Broker-UPER Paket A,B & C
and House / Car Rental
NO
|
TIME - DAY
|
DESTINATION |
MASTER’S NOTES
|
|||
YEAR,MONTH & DATE
|
LEAVING
|
ARRIVING
|
USER / PRICE
|
|||
Bisnis Kami "K'f Productions" bergerak
dibidang :
1. Perdagangan-Warungan : Minyak
Tanah,Minyak Bensin dan Oli Heleuran-
Sembako,Pulsa,HP Grass-Second berikut
Accsecorriesnya
2. Menyewakan : Peralatan
Pengantin,Menghias-Electone dan Sewa
Rumah plus Kendaraan Roda dua dan
Empat ; Supra Fit th 2004,Avanza
-Xenia th 2012 berikut bisnis Kreditan
;Emas-Barang Elektronika-Furniture
3. Dan Jasa STNK-BPKB kendaraan beroda
Dua-Empat,Membuka Bimbel-Kursus Mata
Pelajaran yang di-UN-kan,Guide-
Instruktur Bahasa Inggris,Penulis
LKS B.Inggris untuk kls 3 SMP dan
Pengurus "UPER" Kejar Paket A,B & C.
"Kejujuran,Kerja-Keras dan Profesionalisme
Kinerja adalah Layanan Kami untuk Anda Semua !"
Contact Person : 083 353 641 709 ,085 224 979 328
dan E-mail/Blog -
asepmrbrows03sr@gmail.com,asepmrbrows03sr.blogspot.com,
asepmrbrows03sr.facebook.com
dan g+Asep Sofyar R.Google+
"Andalah orang yang pantas untuk bergabung dengan
Kami "K'f Productions!"
"Kami tunggu kedatanganmu,Saudaraku !"
A Master of K’F productions
Asep Sofyar R.,AMaPd,SPd
NIP : 19671109.200701.1.011
THE MINISTRY OF NATIONAL EDUCATION
JUNIOR-SENIOR AND TEACHING EDUCATION HIGH SCHOOL
ENGLISH EXPLORE
“HOW TO PLAY
THE ENGLISH BEAUTIFULLY”
Homesite : Kp.Sindangsari 02/09-Cimareme-Banyuresmi-Garut-085
353 641 709
WARNAI HIDUP INI DENGAN
“HOBBY” YANG POSITIF
Salah
seorang temanmu telah curhat padaku,tatkala ia diajak menumpang motorku pada
waktu pulang sekolah sekitar jam 12.30 WIB.
“Man,di mana bumi teh?”
“Di Sumur Pa!”
“Palihmana Sumur teh?”
“Caket ti dieu mah Pa saparantosna
engke aya pengkolan teras we!”
“Caket pa Ujang Pa,eta teh wargi
abi!”
“Oh,wargi pak Ujang!”
“Naon damel upami tos ti Sakola teh
Man?”
“Tiap dinten mah abi teh tara
kamana-mana Pak,unggal dinten teh ngarit
we da
kumaha nya Pa ari hoyong mah hoyong
siga nu sanes teh ; Arameng,Maen
Bal
sareng sajabana nya siga barudak
ayeuna we Pa.Abi mah sadidinten teh
ngan ngarit
we sareng ngarit,dugi ka dua kali Pa
da gaduh domba na kirang langkung
10
ekoran.Nu pertama tah ti dongkap ka
bumi sakarung pinuh sakali,engke
sakarung
deui na saparantos asaran pa.Tah
unggal dinten teh Domba abi mah sok
dipasihan 2
karung jukut pinuh.Sesah na nya upami
musim hujan atanapi halodo
panjang Pa,Abi
mah upami musim tadi teh sok ngabelaan
dijajapkeun ku ojeg milarian
kebon nu
seeur jukut na.Pernah Pa abi milarian
jukut ka caket bumi bapak nu
di Perumahan tea nu di Leuweung
ti’is.Tah upami sesah milarian jukut na
kapaksa abi
meser,nya sakarung na teh sakitar Rp.
5.000,- 10.000,- Pa!”
“Na seneng kitu Man unggal dinten teh
kitu we sareng kitu,pan Yudiman
teh nju
meujeuh na masa bebas arameng sareng
rerencangan?” Sambungku lagi!”
“Nya ari hoyongna mah hoyong siga
kitu teh namung nya dalah dikumaha
deui
atuh,da abi hoyong ngabangtosan Bapa
sareng Mamah.Nya etang-etang
ngaringankeun biaya kango sakola!”
“Oh kitu nya Man,nya ari kitu mah sae
atuh,namung omat nya Man sakola
mah tong
dugi bolos ku cukang lantaran
kacapean teuing pedah sadidinten kedah
ngarit!”
“Sareng kahoyong bapa mah Yudiman teh
kedah teraskeun dugi ka SMA
atanap[i ka
Aliyah.Nu penting na mah omat kedah
ngutamakeun Sakola,nya?”
Sambungku lagi.
Nya Insya Alloh Pa,da ari cita-cita na
mah aya eta oge.Muhun Insya Alloh
Pa!”
Jawabnya dengan penuh semangat.
Tak
lama kemudian motorku sampai juga tepat di pertigaan Kp.Pangsor.Anak inipun
turun sambil berkata :
”Moal sindang heula ka rorompok Pa da
kaleresan Bapak nuju aya di dieu!”
”Insya Alloh Man,wartoskeun we ka
Bapak-Ibu salam we ti Bapak kituh
nya?”
“Bapak kedah ka Kota aya bujengkeuneun
deui bilih kabujeng hujan!”
Timpalku.
“Oh,muhun atuh Pa!”
“Hatur nuhun Pa!”
“Yo!”
Sambil
menjalankan motorku pelan-pelan,benakku mulai menerawang jauh.”Bener oge budak
teh cacakan masih leutik keneh,tapi geus aya tanggung-jawabna kanu jadi
kolot.Hm,mun si Deri jeung si Dea siga kitu,sigana moal rugi mun tea mah kudu
mere doma garut asli sajodo sina digaduh! Tapi nya kitu?”.....Sambil bergumam
tanpa alasan!
“ARE YOU GOING TO
GO TO THE SCHOOL OR
TO THE CLASSROOM ?”
..... “Iqro
....... – Bacalah,Along life education,Carilah ilmu ke negeri Cina,Banyak jalan
menuju Roma,Tidak ada rotan akarpun jadi,Guru berdiri anak - didik pun berlari,Perbanyaklah ibadah
seperti engkau akan mati besok dan carilah harta seperti engkau akan hidup
selamanya,Alloh itu tidak rugi ‘pabila mahluknya tidak sujud padanya dan Alloh pun
‘tak ‘kan untung ‘pabila mahluk itu juga banyak bersujud pada-Nya dan Alloh jua
‘tak ‘kan mengubah suatu kaum ‘pabila kaum itu sendiri tidak mengubah dirinya
sendiri!!!???” .....
Itulah
semboyan hidup yang terus-menerus membakar semangat Penulis setiap hari kerja
dan menanamkan ilmu-pengetahuan kepada peserta didik selama bertahun-tahun
lamanya dimana aku bekerja.Itulah sepertinya perlu ditanamkan oleh Kita semua.
Coba
perhatikan semboyan yang diberi warna MERAH : Mengandung makna hidup bahwa
untuk mencari itu perlu menanamkan modal Gemar Membaca,dan apabila dalam
perjalanannya tidak selurus – secepat jalan Tol itulah resiko hidup untuk
maju.Tidak ada sesuatu tujuan yang tidak beresiko,penuh dengan onak-duri yang
selalu membayangi Kita untuk maju.’Pabila Kita tidak mampu untuk mendapatkan
Nilai Terbaik ,carilah yang berikutnya asalkan Kita tahu dan mengerti akan
kelemahan Kita untuk mendapatkan sesuatu yang paling bagus asalkan Kita tidak
mendapatkan nila yang Nista seperti Kita tidak memiliki Otak! Ingat pada awalnya
Alloh memberikan MODAL yang sama ; Hanya bisa menangis tatkala telat memberi
ASI,Ngompol atau ada rasa sakit menimpanya serta Hanya bisa makan Cereal Khusus
Bayi dan Hanya bisa berkomunikasi “Hao Hakeng” kepada orang-orang sekitarnya!”
Tapi kenapa tatkala baru masuk kelas 1 SD sudah kelihatan mana yang mendapatkan
ranking 1,2,3 dan seterusnya? Kenapa kok bisa ada perbedaan? Apa yang
menyebabkan perbedaan itu semua,Nak?
Yang
diberi warna KUNING : Berilah sisi ketauladanan dari contoh yang nyata dari seorang
yang sudah tua atau dituakan (Kalau boleh bisa dibaca : Guru) kepada
muridnya.Seeorang yang dianggap Guru pasti setiap gerak geriknya akan dicerna
dalam benak anak didiknya dan akan terserap selamanya dalam kehidupannya setiap
hari.Kita mengucapkan kata A maka anak didik itu akan sulit untuk melupakan
kata tersebut selamanya dan kalau pun harus diganti kata tersebut maka akan
memerlukan waktu yang cukup lama untuk mengubahnya.Contohnya seorang ketua
Kelas,OSIS bahkan sampai seseorang yang berkedudukan sebagai seorang Guru pun
‘pabila tidak mencerminkan cirinya masing-masing sebagai sosok yang pantas
dijadikan suritauladan
Bagi
yang lainnya maka akibatnya,Kiamatlah! Siapa lagi? .....
Sedangkan
makna yang tersembunyi dalam semboyan yang diberi warna HIJAU : Mengandung
makna bahwa segala MODAL seperti di atas itu telah Alloh berikan kepada Kita
semua! Jadi kapan Kita akan berlari dalam kehidupan ini???...Laksana sebuah
pertanyaan umum atau yang sudah lazim oleh Kita tanyakan,”Bade angkat ka Sakola
Bu/Pa,Kang/Teh,Jang/Neng? Tapi Kita semua lupa Tidak Pernah menanyakan,“BADE
ANGKAT KA KELAS???!!!...”
Kenapa
? Dari pertanyaan seperti di atas itu memang benar adanya.Namun,Kitalah yang
menyalah gunakan arti sebenarnya.Bahkan dengan sengaja memanfaatkan peluang
dari pertanyaan ini sehingga nuansa jawaban yang ambivalensi.Coba kalau kita
renungkan seandainnya pertanyaan itu diartikan dari makna Sekolah : “Bade
angkat ka Sakola Pak,Bu, Kang/Teh,Jang/Neng ?” Pertama di Sekolah itu terdiri
dari beberapa komponen yang mengikatnya ; Deretan belasan kelas,Ruang Guru dan
Perpustakaan bukan Kantor yang dengan sengaja Kita harus dijadikan tempat ini
sebagai ruangan tempat tidur atau ”Gogolehean” bahkan dijadikan tempat ajang
untuk mengajak orang-orang bermain demi mencari rasa kesenangan
sesa’at,namun,membiarkan murid-murid kita di luar sana “Barangkeakan” untuk
melakukan berbagai aneka aksi yang disenangi oleh dunia mereka sendiri ?
Dimanakah posisi kita sebagai Pendekar Pendidikan itu berada ?
Kawan
! Kadangkala kita masih saja tertidur di siang bolong ini dengan ditemani oleh
mimpi-mimpi yang indah padahal kita ini masih ingat di alam yang nyata bukan
sedang bermimpi.Kata orang bule bilang : “The Dreams must be come true Man !”
Harus menjadi kenyataan ! Harus menjadi kenyataan Man ! Kapan mimpi itu yang
pernah Kita impikan waktu Kita semua belajar ditingkat Taman Kanak-kanak (Kalau
tidak di DO).Di Sekolah Dasar lah,kita pernah mempunyai cita-cita ingin menjadi
orang yang berguna bagi nusa dan bangsa atau minimal menjadi oran yang berguna
bagi Keluarga kita ya ? Masih ingatkah itu semua Man?
Kembali
pada pertanyaan berikutnya,”Bade angkat ka Kelas Pak/Bu ?” Dari pertanyaan ini
memang kedengarannya tidak umum-lazim kita dengar,namun,sesuatu yang aneh
kadangkala Kita merasa terpukul akan kebodohan yang telah kita perbuat dari ketidak
laziman itu ,harus,kita biasakan untuk sekedar memberi pada Kita semua suatu
pengalaman belajar yang sangat berharga tanpa kita sadari bahwa yang aneh lah
yang akan mengangkat derajat kita menuju jenjang yang lebih terhormat
lagi,Kawan ! Di dalam kelas tidak mengenal bagian-bagian ruangan/kantor
sebagaimana fungsinya telah sengaja diciptakan untuk mendapatkan rasa
kesenangan sesaat dengan mengabaikan tujuan yang mulya yang telah kita ukir
dalam-dalam puluhan tahun yang lalu semenjak duduk sopan di Sekolah
Dasar.Mengapa baru sekarang kau lupakan cita-cita itu.Seandainya semua
kehilafan seperti di atas itu Kau lakukan di Sini ? Sepertinya rasa terhormat
itu akan didapatkan meskipun tidak sempurna dari pada tidak melakukannya.Karena
di tempat ini adalah tujuan akhir dari Kita semua ; Murid – Guru !!!...
Di
sini kita semua bisa mengekspresikan berbagai macam “Kejadian dalam Belajar
Man?”
Kita
semua bisa “Ngetrukeun” berbagai macam ilmu sewaktu dahulu sampai Kita bisa
berdiri di sini.Ini adalah awal dari tujuan akhir kita semua berawal,kita bisa
menceriterakan kembali pada teman kita nanti seandainya ,ada kemauan,di masa
kelak nanti agar apa-apa yang kita bicarakan itu “Faktual”.Kita harus merasakannya
terlebih dahulu,bukan,katanya/cenah/menurut ......”Kapan menurut Anda?” Mengapa
anda lebih bangga kalau orang lain mengatakan lantas kita mengatakannya lagi ?
Mengapa Kita semua lebih membanggakan orang lain sedangkan Pendapat kita
sendiri disimpan dalam-dalam ? Apakah kita sudah mulai untuk tidak mempercayai
diri sendiri ? Apa bangganya seandainya suatu ilmu/pendapat itu dikeluarkan
dari para ahli orang asing-luar ? Dimanakah posisi kita berada, Sobat ?”
Penulis
sampai sa’at ini masih punya harapan,Kita semua ada harapan untuk maju demi
tujuan Kita yang dulu,yang pernah Kita lupakan!
“There
is a will,There are the ways!”
(Mr.Brow’s
03 – 07.03 Pm-20120320)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar